juventus

Juventus Semakin Percaya Diri Menatap Liga Champions

Liga Champions tahun ini bagi Juventus sangat berkesan sekali. Tim asal Italia itu berhasil menorehkan hasil bagus dalam beberapa pertandingan terakhir. Mereka menguasai Klasemen Serie A Liga Itali dengan nyaris sempurna. Hanya mengalami satu kekalahan dan menorehkan 18 poin dari 7 laga yang sudah dijalankan. Sementara itu pada klasemen Liga Champions, pasukan si nyonya tua (julukan Juventus) juga mampu meraih posisi teratas dengan torehan 4 poin dari 2 pertandingan yang sudah di lakoni tanpa kekalahan sekalipun.

Bergabung di grup H bersama Sevilla, Lyon dan Dinamo Zagreb bukanlan lawan yang mudah untuk dikalahkan. Juventus mampu melaksanakan strategi-strategi yang diberikan oleh pelatih mereka, yakni Massimiliano Allegri. Kepiawaiannya dalam meramu sebuah taktik memang tidak usah diragukan lagi. Bersama Juventus, sang pelatih tersebut akan menargetkan untuk bisa mendapatkan dua gelar sekalipun yaitu Serie A Liga Itali dan Liga Champions. Terlihat cukup berat dalam targetnya tapi harus diakui jika dilihat dari segi permainannya tidak mustahil ia akan mendapatkan dua gelar sekalipun.

Kemenangan telak 0-4 atas tuan rumah Dinamo Zegrab beberapa hari lalu telah membuktikan bahwa tim ini akan membuktikan bahwa target mereka bisa tercapai. “Ini adalah pertandingan yang sangat bagus untuk kami. Tim berhasil mempermainkan gaya menyerang dengan kecepatan tinggi. Semua pemain mau berlari mengejar bola tanpa lelah dan kemenangan kami ini patut di dapat,” tutur Allegri kepada media selepas usainya laga pertandingan tersebut. Media-media olahraga di Itali pun beberapa kali membuat headline mengenai meroketnya prestasi klub tersebut.

Strategi Jitu Allegri

massimiliano-allegri

Allegri selalu setia dengan menggunakan formasi andalannya dengan pola 3-5-2. Memasukan lima gelandang sekaligus menjadi kunci betapa tanggunhya skuad I bianconeri tahun ini. Memiliki gelandang-gelandang tangguh seperti Pjanic, Hernanes, Khedira, Claoudio Marchisio dan Asamoah membuat setiap laga begitu mudah di menangkan bagi anak asuh Allegri itu.

Pemain sayap kanan yang juga bisa menjadi pemain bertahan, yakni Dani Alves sering kali membantu serangan dengan kecepatannya dalam menyisir sayap kanan Juventus. Sedangkan di sayap kiri terdapat pemain sarat pengalaman Patrice Evra. Melihat kuatnya lini tengah inilah, kenapa Allegri begitu suka menggunakan banyak gelandang pada setiap pertandingannya di Liga Champions maupun pada liga lokal.

Saat berhasil menekuk tuan rumah Dinamo Zegrab dengan skor cukup mencolok, terlihat dengan jelas strategi menggunakan banyak gelandang membuat aliran bola seperti derasnya hujan yang turun. Higuain selalu saja dimanjakan oleh umpan-umpan manis yang berasal dari kaki para gelandang tengah Juventus. Hernanes menempati posisi sebagai pengatur serangan berhasil memberikan ritme pertandingan dengan intensitas serangan cukup tinggi.

Liga Champions Jadi Target Allegri

juventus-liga-champions

Puas dengan performas anak asuhnya baik di Serie A maupun di Liga Champions membuat Vecchia Signora memasang target untuk bisa menjuari liga paling bergengsi di Eropa itu. Allegri sangat menyadari bahwa kemampuan anak asuhnya tersebut mampu mewujudkan cita-cita dalam meraih juara tahun ini.

“Sebagai tim besar dengan sejarah yang bagus di Liga Champions maka sudah sepantasnya kami memasang target untuk merebut piala kemenangan pada tahun ini,” tutur Allegri dengan penuh optimis saat di mintai keterangannya mengenai targetnya oleh media online Itali.

“Kekuatan besar dan kekompakan yang kami lakukan dilapangan merupakan hasil dari kerja keras tim selama ini. Saat ini kepercayaan kami sangatlah bagus sekali untuk bisa meraih juara pada akhirnya nanti” pungkas Allegri.