cavani

Hasil Liga Champions : PSG Menang Mudah

Keperkasaan PSG terus berlanjut pada lanjutan Liga Champions. Kemenangan mudah berhasil di raih oleh anak asuh Unai Emery pada laga ke-2 tersebut. Melawan Ludogerets, Edinson Cavani tidak menemukan kesulitan apapun. Menang dengan skor meyakinkan di kandang lawan membuat klub asal Prancis itu semakin percaya diri.

Kemenangan 1-3 di kandang Ludogorets semakin mengukuhkan posisi pucak di klasemen sementara Liga Champions dengan 4 poin, disusul oleh Arsenal di posisi ke-2 yang mengantongi poin sama dengan pemuncak klasemen. Meskipun bermain di kandang lawan tidak ada sama sekali kesulitan berarti yang harus di lalui oleh anak asuh Emery itu.

psg

“Saya telah menginstruksikan kepada tim agar tidak menganggap remeh mereka (Ludogorets). Kemenangan hari ini patut kami dapat karena usaha dan kerja keras tim,” jelas pelatih berusia 44 tahun itu. Kemenangan ini memang dirasa sangat penting bagi Paris Saint-Germain agar tidak kehilangan posisi pucuk klasemen sementara.

Jalannya Pertandingan

Laga tuan rumah Ludogorets melawan PSG sebenarnya berlangsung cukup seru, meskipun bermain di kandang lawan, Angel Di Maria dan kawan-kawan cukup percaya diri bisa memenangkan laga tersebut. Begitu pluit babak pertama di bunyikan oleh wasit Pavel Kralovec, Thiago Silva langsung mencoba menggedor pertahanan lawan.

Sangat banyak sekali peluang yang terjadi untuk kubu PSG pada menit-menit awal babak pertama. Nampaknya ucapan pelatih Emery agar tidak menganggap remeh lawan benar-benar di buktikan di lapangan. Permainan cepat di pergakan tim tamu, Di Maria yang menjadi kreator serangan pada laga tersebut benar-benar membuat lini belakang tuang rumah harus bekerja keras.

Meskipun peluang banyak dihasilkan oleh Paris Saint-Germain tapi justru merekalah yang harus terkejut dengan kebobolan terlebih dahulu pada menit ke-16. Melalui tendangan bebas yang diambil oleh Natanael langsung menerjang pagar betis pemain PSG dan skor pun berubah menjadi 1-0 untuk tuan rumah.

Gol yang mengejutkan itu benar-benar membuat pelatih Unai Emery nampak gelisah di pinggir lapangan. Beberapa kali terlihat kamera ia memberikan arahan kepada anak asuhnya di lapangan.

blaise-matuidi

Serangan demi serangan terus di gencarkan dengan sangat deras, Angel Di Maria benar-benar membuat jalannya pertandingan menjadi milik timnya. Kelincahannya dan penguasaan lapangan yang sangat baik di tujukan oleh pemain berdarah Argentina itu.

Paris Saint-Germain barus bisa menyamakan kedudukan pada menit-menit babak pertama akan berakhir. Memasuki menit ke-41 barulah bisa menyamakan kedudukan menjadi 1-1 setelah Blaise Matuidi berhasil memanfaatkan umpan dan berada pada posisi yang sangat tepat, dengan mudahnya ia menceploskan bola ke gawang Ludogorets yang dijaga oleh Vladislav Stoyanov.

Babak Ke-2 PSG Hancurkan Tuan Rumah

Memasuki babak ke-2 pada pertandingan Liga Champions antara Paris Saint-Germain melawan Ludogerets, benar-benar menjadi milik tim tamu. Jam di tangan wasit baru memasuki menit ke-56 Edinson Cavani berhasil membobol gawan tuan rumah. Skor berubah menjadi 1-2 untuk keunggulan klub dari Prancis tersebut.

PSG bermain semakin menggila, serang gencar dilakukan dari berbagai lini. Menggunakan formasi 4-3-3 membuat para penyerang dan gelandang Paris Saint-Germain menjadi sangat leluasa untuk mendominasi jalannya pertandingan. Ketiga pemain gelandang mereka berhasil memboikot jalannya laga pada hari itu.

Marco Veratti, Thiago Motta dan Blaise Matuidi menjadi gelandang yang sangat tangguh pada pertandingan kali ini. Meskipun diperankan hanya bertiga tapi ketanggungan mereka dalam menjaga lini tengah dan memberikan umpan-umpan matang kepada dua penyerang sayap seperti Angel Di Maria dan Lucas sangat membuat tim tuan rumah tampak kerepotan.

Lagi, Cavani menggandakan namanya di papan skor, kali ini ia mencetak gol pada menit ke-60 setelah ia mendapatkan operan cantik dari rekannya. Tidak ada kata ampun bagi penyerang yang memiliki naluri tinggi dalam mencetak gol itu, bola di tendang sangat keras untuk merobek jala gawang Vladislav Stoyanov.

Sampai akhir babak ke-2 keunggulan anak asuh Unai Emery tetap bertahan, Kemenangan 1-3 bagi Paris Saint-Germain memberikan peluang bagi mereka untuk tetap mempertahankan posisi pertama pada klasemen lanjutan Liga champions.