Giorgio-Chiellini-Juventus

Giorgio Chiellini Sulit Bagi Juventus Gagal di Supercoppa

Sebuah kekalahan di dalam sebuah pertandingan yang berkualitas atau intensitas, Juventus yang terlebih dahulu mencetak gol pertama, namun pada akhirnya mereka harus kalah dengan drama adu penalti yang menjadikan AC Milan meraih trofi Supercoppa pada hari Jumat lalu.

Bianconeri yang pada babak pertama dalam pertandingan kemarin bermain  dengan sangat baik, yang mampu menguasai bola dari Milan dan mampu menciptakan peluang untuk mereka. Namun, setelah memberikan Milan tekanan dan cederanya Alex Sandro, Rossoneri terasa terkurung, akan tetapi mereka mampu menunjukkan permainan muda yang sebenarnya yang mampu mengatasi beban ketika tim merasa kelelahan.

Dibabak Kedua Juventus Menurun

Giorgio-Chiellini-Juventus

Chiellini yang sedang mengontrol bola, ketika timnya di serang

Pada babak kedua Juventus tampil buruk, kurangnya kepercayaan diri dan stamina di skuanya, namun inefisiensi Milan terus meningkat di babak tambahan. Dimana Juventus terus berjuang dan tidak mampu membuat peluang yang baik untuk mereka, pertandingan yang pada akhirnya pinalti dan Mario Pasalic meyakinkan timnyanya meraih kemenangan.

Tim asuhan Allegri yang harus kehilangan stamina dan  turunnya mentalitas menang mereka begitu terkenal sehingga hampir tidak ada catatan yang buruk tetapi satu orang yang layak sedikit diberikan pujian adalah Giorgio Chiellini. Penampilannya dalam beberapa kali belum sampai ke standar yang biasa, tetapi melawan Milan dia adalah pahlawan Juve yang selalu mengandalkan. Dia mencetak gol yang luar biasa dan terbukti begitu pentingnya di lini belakang, mampu menghentikan langkah Carlos Bacca yang terus memberikan serangan.

Chiellini: Juventus Harus Jadikan Pelajaran Supercoppa Musim Ini

Giorgio Chiellini

Chiellini yang tengah menerima umpan bola dari rekan setimnya

Giorgio Chiellini yang berposisi sebagai pemain bertahan di Juventus telah menyatakan bahwa dirinya mengakui keunggulan AC Milan yang mampu mengalahkan timnya di ajang Supercoppa Italiana yang harus dijadikan sebuah pelajaran di masa depan bagi klubnya.

Jelas, kekalahan Juventus dari AC Milan  lewat adu penalti usai mereka bermain dengan imbang 1-1  sampai babak tambahan kedua berakhir di kompetisi Piala Super Italia yang berlangsung di Doha, pada hari Jumat malam lalu.

Giorgio Chiellini yang membuat keunggulan Juventus berkat gol yang dicetaknya, Tidak lama kemudia, mereka tidak bisa mempertahankan keunggulan tersebut dan harus menyamaan kembali kedudukan dari  Giacomo Bonaventura melalui gol sundulan. Pada drama adu penalti, kedua pemain Juventus yang mengeksekusi tendangan Mario Mandzukic dan Mario Dybala yang gagal membobol gawang tim lawan, sementara itu dari klub yang berjuluk Rossoneri  pun juga gagal mengeksekusi dengan baik dari tendangan Gianluca Lapadula.

“Kami merasa sangat kecewa sebab kami mampu menciptakan banyak peluang untuk bisa meraih kemenangnya hingga petandingan berakhir. Seharusnya kami tidak membuat drama itu terjadi, namun kami harus terus belajar atas apa yang semua sudah kami dapatkan karena di beberapa bulannya lagi harus lebih meningkatk dalam hal kesuksesan,” ucapnya.

“Kami sangat kecewa, karena kami berada disini untuk bisa meraih menang dan liburan Natal tahun ini kami memiliki rasa pahit yang begitu dalam. Pada saat bersamaan, kami harus mengakui keunggulan Milan yang mampu meraih gelar juara tersebut,” tambahnya.

“Di tahun 2016 merupakan tahun yang sangat positif, karena kami membuktikan peningkatkan terus menerus kualitas yang kami di Italia dan di eropa. Kami tidak akan meninggalkan latihan keras kami dan terus meningkat di tiap harinya, di mana semua itu merupakan rahasia kesuksesan yang sudah kami lakukan dalam beberapa tahun terakhir ini,” tutupnya.